Langsung ke konten utama

Cerita Hari ini, Berakhir Di Warkop Kecil

Sore ini cuaca kota Palu begitu cerah, aktivitas orang - orang pun ramai lancar. Namun ada juga yang terlihat lelah, mungkin lagi banyak yang mereka kerjakan seharian ini, cuca yang begitu panas pada siang hari tadi  banyak membuat orang - orang kelelahan bekerja.

Sedikit menceritakan yang telah dilewati seharian ini. Tepat jam 09.00 WITA keluar dari rumah, dengan tujuan menyelesaikan segala urusan hari ini. awal perjalanan tujuan ke kampus ingin bertemu dengan REKTOR, namun sampainya di kampus, rektornya tidak masuk kampus, terpaksa lanjutkan ke fakultas bertemu dengan Wadek Tiga Fakultas Hukum, allhamdulillah bertemu juga, tujuan yang sudah lama untuk bersilatuh rahmi dengan beliau kesampean juga. selesainya berbincang dengan Wadek Tiga, kita coba lanjutkan perjalanan ke BANK BNI untuk membayarkan Uang pendaftaran adik - adik yang ingin masuk di UNTAD.

Sampainya di Bank BNI, terlihat banyaknya mahasiswa dan orang - orang yang mengantri, kefikiran kalau kita nda dapat lagi nomor antrian, alhamdulillah setelah di coba masuk, masih diterima juga slip kami untuk pembayaran pendaftaran tersebut. 

Rasa kepanasan kami diperjalanan ke bank BNI, terasa adem pada saat di dalam ruangan tunggu, transaksi orang - orang terlihat lancar, antrianpun begitu cepat, kami merasa kami tidak akan lama menunggu, satu jam sudah lamanya kami menunggu tiba - tiba server untuk UNTAD eror, katanya si sappam, memang begitu server UNTAD, sering eror, tapi nda lama baik lagi. dari pernyataan si sappam itu, kami coba menunggu, hingga rasa bosan ini membuat kita jenuh dengan menunggu terlalu lama.

4 jam kami menunggu alhasil server UNTAD pun tidak juga baik, terpaksa dengan rasa kecewa kamipun mengambil slipnya dan keluar. Padahal kami berharap, untuk pembayaran itu sudah bisa selesai hari ini, karena waktu pendaftarannya tinggal esok hari, jikalau pembayaran ini sampai esok hari tidak bisa, maka anak - anak yang kami daftarkan ini tidak bisa mengikuti tes ujian masuk UNTAD. Tentu juga harapan besar mereka yang ingin sekali kuliah di universitas yang mereka inginkan itu akan terkendala dengan keadaan server UNTAD saat ini.

Dalam perjalanan dengan rasa kekecewaan itu, kami coba untuk beristirahat di sebuah warkop kecil yang ada di Palu Barat, warkop tersebut terlihat sunyi awal kita sampai, duduk hanya berdua dan bercerita sambil menikmati susu hangat yang dipesan. Kemudian kita lanjut untuk mengerjakan pekerjaan kita masing-masing.

Akhirnya sampai sore ini kami mengakhiri kegiatan kita di Warkop kecil ini, "Warkop Ansor". 10/07/17)

(Pe/Yahya)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Pelosok Mengispirasi

Pelantikan Dekan Fakultas Hukum UNTAD

Demi Nila A ++